Senin, 20 April 2020

Membuat Akun Kelas Jogja Belajar / JB Class

Apa itu JB Class?


JB Class merupakan salah satu layanan unggulan yang dibuat oleh Balai Teknologi Pendidikan Yogjakarta. Sistem ini dikelola oleh guru, siswa dan orang tua yang turut berperan aktif dalam berjalannya sistem ini.

JB Class merupakan adaptasi dari sistem pendidikan konvensional, yang dimodifikasi dalam bentuk elektronik yaitu melalui media internet berbasis website.

Nah, dalam VCT Batch 6 DIY kali ini setiap peserta  diwajibkan membuat kelas dengan 1 materi dan 1 soal.

Berikut hasil screen shoot dari kelas yang saya buat:

1. Beranda Akun JB Class


 2. Membuat Kelas

 3. Upload Materi
4. Membuat Soal Pilihan Ganda

5. Membuat Soal Essay

MEMBUAT SOAL DENGAN GOOGLE FORMULIR


Dalam VCT Batch 6 DIY peserta mendapat materi tentang cara membuat soal online dengan Google Form, dan pengalaman ini sangat bermanfaat untuk peserta dalam memberikan tugas online kepada peserta didiknya masing-masing.

Dengan google form, walimurid dengan mudah mengakses dan mendapingi siswa mengerjalan soal-soal ringan berupa pilihan ganda yang dibuat oleh guru, selain itu guru juga langsung mendapatkan nilai hasil pekerjaan siswa yang kemudian dapat dibagikan dengan cepat kepada walimurid.


salah satu tugas peserta pada VCT Batch 6 yaitu membuat 10 soal Pilihan Ganda dengan Google Formulir.
 
Berikut adalah link contoh soal yang dibuat pada google form

https://docs.google.com/forms/d/1yslMO2ZO3y5PZhwS4VzIlNCxDr7VvHl-3nJZ10knK1U/edit?usp=sharing

TUGAS SEBAGAI PRESENTER VCT BATCH 6 DIY

Tugas VCT Batch 6 menurut saya yang paling membuat berdebar-debar adalah manggung  atau menjadi presenter.
Kita mempresentasikan materi yang telah kita buat selama kurang lebih 60 menit termasuk tanya jawab peserta di dalamnya.

Berikut Flyer dan Narasinya:



Tips Bagi Guru Mendampingi Siswa Belajar Bermakna dari Rumah

KKVI didukung oleh DISDIKPORA DIY dan Balai Tekkomdik DIY mempersembahkan VCT Batch 6 DIY

Saat wabah Covid-19 mulai menyebar di Indonesia, semua kegiatan yang berkaitan dengan mengumpulkan massa ditiadakan, termasuk kegiatan belajar di sekolah.
Sebagai fasilitator belajar dari rumah, guru punya peran penting untuk ini. Guru wajib memberi pengalaman belajar yang bermakna untuk siswa.
Nah, apa saja nih tips bagi guru dalam mendampingi siswa belajar dari rumah dengan bermakna sehingga siswa bisa tetap aktif dan kreatif?

Yuuk chus join us dalam vicon yang dilaksanakan pada :
🗓️ Minggu, 19 April 2020
⏰ Pkl 15.00-16.00

🎤 Presenter :
Kristiana Widi Rahayu, S. Pd.
🎤 Moderator :
Kasiyanti, S. Pd.
🎧 Host :
Tri Nafiah, S. Pd.

Meeting link : http://gg.gg/Tips_Guru
Meeting Number : 620 083 067
Nara hubung :
Tri Nafiah (082221468635)



Berikut link rekaman saat menjadi presenter :

https://www.youtube.com/watch?v=kgQeP3ejnJQ&t=48s

TUGAS SEBAGAI MODERATOR VCT BATCH 6 DIY

Pada VCT Batch 6 ditugaskan sebagai moderator sebanyak 1x.
Moderator bertugas memandu acara dan membersamai jalannya vicon.
Agar acara vicon berjalan lancar  moderator dapat membacakan aturan-aturan yang disepakati.
Setelah itu mempersilakan presenter untuk memaparkan materinya.
Setelah selesai pemaparan materi, moderator memandu acara tanya jawab hingga selesai, kemudian mempersilakan presenter menyimpulkan materi secara singkat.

Tugas moderator membuat Narasi dan menerbangkannya pada grup besar VCT.
Selain itu, juga bertugas membuat daftar hadir / presensi online dengan google formulir.

Dibawah ini adalah Flyer dan Narasinya





GERAKAN LITERASI SEKOLAH

KKVI DIY didukung oleh Disdikpora DIY dan Balai Tekkomdik DIY mempersembahkan VCT Batch 6. Pelatihan yang memberikan kesempatan para guru berkolaborasi dan berbagi inspirasi.

Bangsa Indonesia dianggap tidak memiliki budaya membaca. Menurut survei, Indonesia menduduki peringkat paling bawah di kawasan Asia timur dalam hal budaya membaca. Indonesia merupakan satu-satunya negara yang tidak mewajibkan siswanya untuk membaca buku karya sastra.

Untuk itu pemerintah mulai gencar menerapkan Gerakan Literasi Nasional (GLN) dan Gerakan Literasi Sekolah (GLS) untuk meningkatkan budaya baca masyarakatnya.

Bagaimana Gerakan Literasi Sekolah (GLS) bisa berhasil di terapkan?
Yuk simak viconnya pada:

Hari/Tanggal : Selasa, 31 Maret 2020
Waktu : 10.00 – 11.00 WIB

Presenter: Eni Wijayanti, S.Pd.
Host: Wahyu Candra Nurhayati, S.Pd.
Moderator: Kristiana Widi Rahayu, S.Pd.

Meeting link :
http://gg.gg/hmp_ahmad-dahlan-2
Meeting number : 570 872 101
Pasword : 1234

Narahubung : Kristiana Widi Rahayu (081327630630)

Salam VCI, Berbagi dengan hati ❤

TUGAS SEBAGAI HOST VCT BATCH 6 DIY


VCT BATCH 6 DIY

Salah satu tugas pada eTraining ini adalah menjadi Host.

Sebagai Host atau tuan rumah room meeting bertugas membuka acara vicon untuk kemudian memberikan waktu sepenuhnya kepada moderator.

Host memiliki kewenangan terhadap room. Salah satunya jika tiba-tiba host keluar maka secara otomatis vicon saat itu terhenti. Untuk itu perlu sinyal kuat dan stabil agar acara vicon sukses.

Host juga memiliki kuasa untuk mematikan mic/ mute mic peserta apabila ada suara riuh dan mengganggu acara vicon, juga bisa saja mengeluarkan peserta yang dirasa tidak tertib dan mengganggu jalannya vicon.

Ketugasan host diantaranya membuat Flyer dan merekam jalannya Vicon.

Berikut link rekaman yang telah diunggah ke channel Youtube sebagai host:

Berikut Flyer yang saya buat ketika menjadi host pada materi presentasi Pak Sigit.




Penilaian berbasis Google Form

KKVI DIY didukung oleh Disdikpora DIY dan Balai Tekkomdik DIY mempersembahkan VCT Batch 6. Pelatihan yang memberikan kesempatan para guru berkolaborasi dan berbagi inspirasi.

Mencegah cepatnya laju penularan virus Covid 19, Sri Sultan HB X menghimbau warga Yogya untuk tinggal dirumah, termasuk juga anak didik kita. Work From Home (WFH) dan Belajar dari Rumah (BDR) salah satu cara yang dapat ditempuh untuk mendukung program pemerintah.

Kita sebagai guru memiliki tanggung jawab materi pembelajaran dan penilaian yang harus tersampaikan kepada anak didik kita. Salah satu solusi untuk menghadapi kondisi tersebut kita menggunakan penilaian berbasis google form yaitu penilaian secara online. 

Bagaimana kita seorang guru dapat melakukan penilaian kepada anak didik kita selama BDR?
Yuk simak viconnya pada:

Hari/Tanggal : Senin, 30 Maret 2020
Waktu : 13.00 – 14.00 WIB

Presenter: Sigit Priyo Prasetyanto, S. Pd.I
Moderator: Wahyu Candra Nurhayati, S.Pd.
Host: Kristiana Widi Rahayu, S.Pd.

Meeting link :
http://gg.gg/hmp_ahmad-dahlan-2
Meeting number : 570 872 101
Pasword : 1234

Narahubung : Wahyu Candra (082135529029)

Salam VCI, Berbagi dengan hati ❤



VCT BATCH 5 JATENG DIY


Virtual Coordinator Training (VCT) Batch 5 Jateng-DIY

VCT 103 Sleman

eTraining yang diselenggarakan oleh SEAMEO SEAMOLEC ini dilaksanakan Tanggal 1 Agustus 2019 sampai dengan 13 September 2019.
Peserta VCT berasal dari wilayah Jawa Tengah dan DIY dan diikuti oleh berbagai profesi mulai dari guru TK sampai SMA/SMK maupun praktisi kesehatan, semua bisa berbagi ilmu disini.
Saya sendiri Kristiana Widi Rahayu, Guru SD Negeri Umbulwidodo Ngemplak Sleman, sangat bersemangat mengikuti pelatihan VCT ini.
Dimulai dengan mendaftarkan akun pada web eTraining SEAMEO SEAMOLEC, saya mendapat nomor Registrasi 8246.

Sederet penugasan pada Bacth kali ini diantaranya:
1. Bertugas menjadi Host, Moderator, dan Presenter masing-masing 2x.
2. Membuat Flyer ketika menjadi Presenter
3. Membuat Narasi
4. Membuat Daftar hadir online
5. Membuat rekaman pelaksanaan vicon
6. Mengunggah rekaman vicon ke channel youtube pribadi
7. Menjadi peserta vicon sebanyak 6x
8. Membuat Video Pembelajaran
9. Mereview rumah belajar dengan STT - TTS

Berikut contoh Flyer pada ketugasan saya:







 Berikut link rekaman presentasi saya :
1. https://youtu.be/Y-tH7H5uxVs
2. https://youtu.be/3e9dV4p2mOQ

Berikut  link Video Pembelajaran yang saya buat:
https://youtu.be/RLxgGOxadQs






Kamis, 12 September 2019

Review Rumah Belajar


Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh, perkenalkan saya Kristiana Widi Rahayu, Saya dari SD Negeri Umbulwidodo Ngemplak Sleman. Kali ini saya akan mereview mengenai rumahbelajar.id. Rumahbelajar.id adalah salah satu platform yang dilengkapi dengan berbagai konten digital terkait dengan pendidikan dan kebudayaan, dan dapat diakses online oleh semua orang di kawasan Asia dan sekitarnya. Mengusung slogan ajarkan Apa yang anda pelajari, bagikan Apa yang anda miliki, rumahbelajar.id, berkomitmen untuk memberikan informasi wawasan pendidikan dan kebudayaan khususnya di Indonesia.

Bekerjasama dengan lembaga-lembaga negara untuk menjadi kontributornya, antara lain pusat teknologi informasi dan komunikasi, Direktorat sejarah, Direktorat pembinaan pendidikan keaksaraan dan kesetaraan, pengembangan media radio pendidikan dan kebudayaan Yogyakarta, analisis dan sinkronisasi kebijakan, Balai pelestarian cagar budaya dan permuseuman, serta Direktorat pembinaan khusus kursus dan pelatihan. Kali ini saya akan mengulas konten yang ada di badan pengembangan bahasa dan perbukuan.




Materi yang akan saya review adalah mengenai buku seri pendidikan orang tua "Mendidik Anak di Era Digital". Buku ini berisi pengetahuan mengenai era digital, dimana informasi sangat mudah didapat dan disebarluaskan menggunakan teknologi komputerisasi dan internet. Buku ini juga memaparkan manfaat dan resiko  penggunaan teknologi digital, yang apabila digunakan secara tepat dapat mendatangkan manfaat bagi penggunanya tetapi sebaliknya jika digunakan berlebihan dapat mengakibatkan resiko yang negatif. Peran orang tua dalam mengarahkan anak-anaknya untuk dapat menggunakan teknologi digital dengan tepat dalam buku ini juga sudah dipaparkan sesuai dengan tingkatan umur anak mulai usia balita hingga usia remaja. 
Dalam buku ini mengutip semboyan Ki Hajar Dewantara bahwa "Setiap orang menjadi guru, setiap rumah menjadi sekolah". Hal ini sangat penting bagi kita sebagai orang tua yang juga sebagai guru untuk dapat mempersiapkan anak dalam menghadapi zamannya yang penuh tantangan dan teknologi canggih.
Kelebihan buku ini sudah secara runtut menjelaskan tentang era digital dan manfaat serta resikonya bagi masa depan anak-anak. Kekurangan buku ini, mungkin hanya kurang untuk disosialisasikan kepada masyarakat luas, agar dijadikan pembelajaran bersama sebagai orang tua dalam menghadapi zaman teknologi sekarang ini.





Buku selanjutnya yang akan saya review adalah buku cerita yang berjudul "Kucing yang Lahir dari Bersin Singa". Buku ini ditujukan untuk anak usia dini yaitu umur 4-6 tahun. Dikisahkan dalam perjalanan kapal Nabi Nuh membawa rombongan orang, hewan dan banyak makanan. Diantara hewan-hewan tadi si tikus membuat masalah dengan mencuri makanan. Karena Singa sedang sakit, ia tidak bisa mengatasi permasalahan itu. Kemudian Nabi Nuh berdoa kepada Tuhan. Lalu Nabi Nuh mengelus elus hidung singa dan dari hidung singa keluarlah 2 ekor kucing yang menakuti tikus hingga tidak ada permasalahan. Dengan membacakan buku cerita ini kita bisa menanamkan karakter kepada anak untuk meneladani sikap baik bahwa di tengah kebersamaan jangan membuat kesusahan orang lain.

Kelebihan buku ini sudah disertai gambar ilustrasi berwarna warni yang menarik untuk dibaca oleh anak usia dini. Dengan sedikit tulisan yang singkat sebagai pendukung gambar ilustrasi. Kekurangan di buku ini pada akhir cerita belum dicantumkan karakter apa yang hendak dicapai. Saran, sebaiknya pada akhir cerita disertai kesimpulan dan penguatan karakter. Hanya ini yang dapat saya sampaikan. terima kasih. wassalamualaikum warahmatullah wabarakatuh


Berikut kami cantumkan link youtube tentang rumahbelajar.id dalam bentuk Text to Speech dan Speech to Text